Kampus UIN Jakarta

Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah menjalin kerja sama dengan Salam Word, sebuah jejaring sosial Islam internasional, yang akan diluncurkan pada pertengahan tahun mendatang.

Rektor UIN Syarif Hidayatullah Komaruddin Hidayat mengatakan, Indonesia menjadi pasar potensial bagi para layanan provider atau jejaring sosial yang menawarkan berbagai konten, baik pornografi, hiburan, maupun ekonomi. Namun, dia mengeluhkan minimnya jejaring sosial yang memuat tentang pengembangan keilmuan.

“Perkembangan jejaring sosial patut diapresiasi, tapi juga perlu dikritisi agar konten pornografi tidak dikonsumsi anak-anak,” ungkap Komaruddin seusai menandatangani MoU dengan Salam Word di Jakarta, kemarin.

Dengan demikian, Salam Word diharapkan dapat memberikan media komunikasi antardunia Islam untuk berbagi ilmu pengetahuan dan kebudayaan, sebab sebagian besar informasi tentang dunia Islam sudah disaring oleh dunia Barat. Informasi tersebut bahkan kadang tidak disampaikan secara objektif.

“Hadirnya Salam Word diharapkan nantinya informasi antardunia Islam bisa diterima secara langsung tanpa harus disaring lewat dunia Barat. Dengan demikian, akan ada satu kohesi gagasan yang lebih progresif,” ujarnya.

Komaruddin menjelaskan, selain dapat dijadikan sebagai media tukar-menukar kebudayaan dan keilmuan, kerja sama dengan Salam Word juga dapat dijadikan sebagai media untuk kerja sama ekonomi dan politik.

Sementara itu, Kepala Eksekutif Salam World Abdul Vakhed Niyazov mengatakan, Salam Word muncul di tengah-tengah kegalauan orangtua dan keluarga atas perkembangan jejaring sosial yang terlalu longgar atau permisif. Pornografi dan kekerasan bahkan sering dianggap masalah biasa. Padahal, itu sangat mengganggu keluarga di belahan dunia mana  pun.

“Untuk itu, kami tampil dengan sebuah konsep yang menyelamatkan seluruh anggota keluarga,” ujarnya.

Saat ini Salam Word bermarkas di Istambul, Turki. Turki dipilih sebagai lokasi pendirian kantor pusat karena dianggap sebagai tempat yang menjembatani masyarakat dunia Barat dan Timur.

Selain di Turki, Salam Word juga akan mendirikan kantor cabang di beberapa kota besar di dunia seperti London, Berlin, Moskow, New York, Kairo, Astana, Kuala Lumpur, New Delhi, dan Washington.

Sumber