Category: Makalah



Illustrasi: Harta dalam Islam

Illustrasi: Harta dalam Islam

Harta di dalam bahasa Arab disebut dengan al-mal atau dalam bentuk jamaknya adalah al-amwal. Menurut kamus al-Muhith, tulisan al-Fairuz Abadi, disebutkan bahwa harta adalah ma malaktahu min kulli syai (segala sesuatu yang engkau punyai).[1] Sementara itu dalam bahasa Inggris perkataan yang menunjukkan pengertian tentang harta adalah property, yang berarti sesuatu yang bisa dimiliki baik yang bisa dirasa, seperti bangunan, ataupun yang tidak bisa dirasakan dalam bentuk fisik. Contoh dalam hal ini adalah harta intelektual, seperti hak cipta.[2] Continue reading

Advertisements

Manuskrip dan Kitab

Oleh. Dr. Oman Fathurahman[*]

“…It is works such as these that the Muslim elite wrote for themselves and each other. It is from a study of such works in their regional settings that a clearer and perhaps more worthy understanding of Islam in Southeast Asia may be won…” (Johns 1976: 55).

Mempertimbangkan perkembangan kajian-kajian Islam Nusantara, hingga kini ada bidang kajian yang sesungguhnya potensial dan menarik tetapi belum mendapat perhatian serius dari kalangan akademisi kajian Islam (Islamic studies). Bidang tersebut adalah kajian Islam yang berbasiskan pada manuskrip-manuskrip Islam Nusantara. Continue reading


Indonesia-Israel

Persepsi umat Muslim di Indonesia tentang Yahudi pada umumnya negatif, namun banyak juga yang ambigus. Padahal, kebanyakan,bahkan hampir semua tidak pernah berjumpa dengan seorang Yahudi pun.

Hal itu disampaikan oleh Dosen Fakultas Ushuludin, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta yang juga asisten Profesor bidang Religious Studies di University of California Riverside Amerika Serikat, Muhamad Ali, pada seminar “Islam, Yahudi dan Gerakan Anti-Semitisme di Indonesia”, di Pusat Pengkajian Islam dan Masyarakat (PPIM) UIN Syarif Hidayatullah, Jakarta, Rabu (8/6). Continue reading


Oleh. Dad Murniah

1. Pendahuluan

Nasionalisme adalah an awareness of membership in a nation together with a desire to achieve, maintain, and perpetuate the identity, prosperity, and power of the natio.(Suatu kesadaran sebagai bangsa yang disertai oleh hasrat untuk memelihara, melestarikan dan mengajukan identitas, integritas, serta ketang-guhan bangsa) (Mustafa Rejai,1991). Hal ini dapat dimaknai bahwa nasionalisme adalah sikap atau perilaku yang diwujudkan atau diaktualisasikan dalam bentuk tindakan untuk memelihara dan melestarikan identitas dan terus berjuang untuk memajukan bangsa dan negara, dengan membasmi setiap kendala yang menghalangi di jalan kemajuan.

Nasionalisme merupakan sebuah penemuan sosial yang paling menakjubkan dalam perjalanan sejarah manusia, paling tidak dalam seratus tahun terakhir. Tak ada satu pun ruang sosial di muka bumi yang lepas dari pengaruh ideologi ini. Tanpa nasionalisme, lajur sejarah manusia akan berbeda sama sekali. Berakhirnya perang dingin dan semakin merebaknya gagasan dan budaya globalisme (internasionalisme) pada dekade 1990-an hingga sekarang, khususnya dengan adanya teknologi komunikasi dan informasi yang berkembang dengan sangat akseleratif, tidak dengan serta-merta membawa lagu kematian bagi nasionalisme. Continue reading


STRATEGI PRESERVASI NASKAH KUNO, PENGALAMAN DIGITALISASI NASKAH KUNO DI PPIM UIN JAKARTA, DAN RENCANA DIGITALISASI NASKAH KUNO

Oleh. Erika[*]

Naskah Kuno

A. STRATEGI PRESERVASI NASKAH KUNO

Naskah adalah koleksi tulisan tangan yang belum dicetak atau diterbitkan (Jusuf, 1982 : 2). Sementara itu, ada banyak definisi mengenai naskah kuno, dua di antaranya yaitu:

  1. Manuskrip adalah dokumen dari berbagai macam jenis yang ditulis dengan tangan, tetapi lebih mengkhususkan kepada bentuk yang asli sebelum dicetak. Kata tersebut juga bisa berarti karangan, surat, dsb yang masih ditulis dengan tangan (Feather, 1997 : 289).
  2. Naskah Kuno atau Manuskrip adalah dokumen dalam bentuk apapun yang ditulis dengan tangan atau diketik yang belum dicetak atau dijadikan buku tercetak yang berumur 50 tahun lebih (UU Cagar Budaya No. 5 Tahun 1992, Bab I Pasal 2). Continue reading