Tag Archive: Riset



Click here to watch some videos on manuscripts digitizationBy. Muhammad Nida’ Fadlan

Islamic Manuscript Unit (ILMU) of the Center for the Study of Islam and Society (PPIM) Syarif Hidayatullah State Islamic University (UIN) Jakarta in cooperation with Rumah Kitab Foundation and the Indonesian Ministry of Religious Affairs (MORA) organized the Digitalization and Catalogization of Nusantara Manuscripts training on February 21-22th, 2012 in PPIM UIN Jakarta. This is the second training conducted by ILMU PPIM after the first training in 2010.

The training was supported by the Indonesian Association for Nusantara Manuscripts (Masyarakat Pernaskahan Nusantara [Manassa]), a professional association focuses on Nusantara manuscripts. Manassa lent their digitalization equipments obtained from Leipzig Univerity, Germany to be used during the training.

Participants include fifteen manuscript owners from two oldest traditional pesantrens: Babakan Ciwaringin and Buntet in Cirebon, West Java. They obtained the knowledge and the skills to digitalize manuscripts under the guidance of Dr. Oman Fathurahman (the Coordinator of ILMU-PPIM), Lies Marcoes-Natsir, MA. (the Director of Rumah Kitab Foundation), and Munawar Holil, M.Hum. (Manassa). Continue reading


Sultan, Pahlawan dan Hakim karya Henri Chambert-Loir

Oleh. Muhammad Nida’ Fadlan

Satu lagi karya filologis yang menggambarkan keragaman khazanah manuskrip Nusantara. Tidak seperti karya filologis lainnya yang kebanyakan hanya mengkaji satu teks saja, buku yang ditulis oleh Henri Chambert-Loir ini mengkaji lima teks sekaligus dalam disiplin ilmu yang berbeda.

Pembahasan lima teks tersebut dibagi dalam lima bab, yaitu (1) Ruang Politik dalam Hikayat Hang Tuah, (2) Syair Sultan Fansuri, (3) Beberapa Aspek Peradilan Agama Islam di Kesultanan Pontianak Tahun 1880-an, (4) Tempayan Kalimantan Menurut Sebuah Teks Melayu Tahun 1839, dan (5) Melahap Teks: Piring-piring Inggris Berhiasan Sajak Melayu. Tidak seperti umumnya karya filologis Chambert-Loir yang mayoritas mengkaji teks-teks yang berlatarkan sastra, sejarah, dan budaya, dalam buku ini terdapat satu teks “minoritas” tentang ilmu hukum yang mampu menggambarkan berbagai fenomena sosial pada masanya. Continue reading


Illustrasi Kematian

Illustrasi Kematian

Kematian adalah sebuah takdir yang tidak bisa dihindari, bahkan tidak bisa diketahui kapan terjadinya, karena yang mengetahui umur seseorang hanyalah Tuhan semata. Namun, biasanya ada gejala-gejala yang muncul saat orang akan atau telah meninggal. Soal kebenarannya? Wallahualam bissawab… Continue reading

Inilah Gambaran Kiamat


Illustrasi: Planet bertabrakan

Illustrasi: Planet bertabrakan

Prediksi mengenai detail kejadian kiamat memiliki banyak versi. Sisa-sisa kehancuran planet mirip bumi yang ditemukan di sekitar bintang putih menimbulkan spekulasi ilmuwan. Penemuan ini menawarkan visi masa depan bumi. Continue reading


catatan tentang gempa dahsyat kedua di Aceh pada Kamis 9 Jumadil akhir 1248 H/3 November 1832 M, MS Zawiyah Tanoh Abee No. 153/163/Fk-69/TA/2006.

Catatan tentang gempa dahsyat kedua di Aceh pada Kamis 9 Jumadil akhir 1248 H/3 November 1832 M, MS Zawiyah Tanoh Abee No. 153/163/Fk-69/TA/2006.

Oleh. Dr. Oman Fathurahman

Saya baru beberapa puluh menit saja memejamkan mata ketika gempa 7.1 skala Richter dan berpotensi tsunami di Aceh itu mengguncang pada Rabu (11/1-2012) pukul 01.36 WIB, dan membuat saya terbangun. Itu adalah malam pertama para tamu dari dalam dan luar negeri mendarat di Banda Aceh untuk sebuah international workshop bertemakan “From Anatolia to Aceh: Ottomants, Turks, and Southeast Asia” pada dua hari berikutnya. Workshop ini diselenggarakan oleh International Center for Aceh and India Ocean Studies (ICAIOS), bekerja sama dengan British Institute at Ankara, ASEASUK, dan Pemerintah NAD.

Topik gempa besar di Aceh yang sempat membuat kepanikan, terutama di Meulaboh, itu kemudian menghiasi obrolan kami saat sarapan pagi dan setiap coffee break, mulai dari obrolan ringan belaka sampai dikaitkan dengan kajian akademis. Fiona Kerlogue dari the Horniman Museum, Inggris, mengaku shock dan tidak bisa tidur sampai malam berikutnya, meski KAWASHIMA Midori dari Sophia University, Tokyo tampak tenang-tenang saja, mungkin karena di Jepang biasa terjadi gempa yang lebih besar…☺ Continue reading